Obat sakit telinga bernanah parah

Obat sakit telinga bernanah parah -Apa obat yang manjur untuk sakit telinga bernanah yang mengandung nanah agar bisa cepat sembuh,cek informasi efektif mengenai obat telinga bernanah parah.Menjadi hal yang lumrah jika orang tua ingin segera menindik telinga bayi perempuannya. Nah, ketika hendak melakukan itu, baiknya perhatikan dulu beberapa hal.

Dijelaskan dr Meta Hanindita SpA dari RSUD Dr Soetomo Surabaya, seyogianya anak perempuan telinganya sudah bisa ditindik sejak ia lahir. Namun, penting sekali untuk memperhatikan kebersihan alat tindik yang digunakan.

Sebab, ketika alat tindik yang digunakan tidak bersih, bisa berisiko terjadi infeksi. Ditambah pula dengan perawatan telinga yang kurang bersih, maka bisa berakibat telinga anak terasa nyeri, demam, mengalami perdarahan, atau bahkan bernanah. Lantas, haruskah proses tindik dilakukan di RS?

“Di RS, di toko emas di manapun bisa kok, yang terpenting pastikan kebersihan alatnya, karena jika kurang bersih justru dapat menyebabkan infeksi. Setelah ditindik pun, rutin dibersihkan telinganya,” papar dr Meta kepada detikHealth.

Jika timbul reaksi infeksi seperti demam, telinga bernanah, dan nyeri, dr Meta menyarankan segera ke dokter untuk memastikan penyebabnya. Jika memang penyebabnya infeksi, biasanya dokter akan meresepkan obat anti-infeksi.

Nantinya, dokter akan memeriksa dulu dan memastikan apakah ada radang atau infeksi, kemudian baru mengobati radang atau infeksi yang terjadi, demikian diungkapkan dr Meta. Setelah infeksi sembuh, apakah berarti anak sudah tidak bisa ditindik lagi?

“Bisa saja kok. Setelah infeksi sembuh, telinga bisa ditindik kembali,” ujar ibu satu anak ini.Kotoran telinga sebetulnya dapat keluar dengan sendirinya tanpa perlu dibersihkan terlalu dalam. Namun terkadang pada anak hal tersebut tak terjadi karena beberapa alasan sehingga perlu bantuan dokter untuk mengeluarkan kotoran.

Dijelaskan oleh dr Sri Susilawati, SpTHT, dari RS Fatmawati bahwa ketika kotoran telinga menumpuk maka pendengaran anak dapat terpengaruh. Akibatnya bila di sekolah anak akan jadi kesulitan mengikuti pelajaran karena tak jelas mendengar.

“Hitung-hitungannya itu sekitar 30 persen anak (tersumbat -red). Jadi kalau ada 1.000 anak biasanya sekitar 350 yang telinganya kotor menyumpal,” kata dr Sri ketika tengah melakukan bakti sosial pemeriksaan gratis di SDN 01 Pinang Ranti, Jakarta Timur, Rabu (21/10/2015).

Salah satu faktor penyebab mengapa ada banyak anak yang kotoran telinganya tersumbat adalah karena saluran telinga yang kecil karena memang faktor bawaan. Oleh sebab itu ketika ada kotoran yang mengering maka ia akan dengan mudah tersumbat.

“Nah yang kaya gitu biasanya setahun sekali harus pergi ke puskesmas atau ke dokter biar dibersihkan. Anak-anak kan kadang masih sempit nanti lebih besar akan lebih lebar lubangnya sehingga kotoran bisa jatuh sendiri,” lanjut dr Sri.

“Tapi sebenarnya yang banyak itu orang normal dari bayi sampai tua enggak pernah kotor. 30 Persen saja yang kadang-kadang ada kotoran” pungkasnya.

Tag ; obat sakit telinga bernanah , telinga bernanah parah , obat telinga bernanah , obat sakit telinga bernanah parah obat sakit telinga bernanah , telinga bernanah parah , obat telinga bernanah , obat sakit telinga bernanah parah obat sakit telinga bernanah , telinga bernanah parah , obat telinga bernanah , obat sakit telinga bernanah parah obat sakit telinga bernanah , telinga bernanah parah , obat telinga bernanah , obat sakit telinga bernanah parah

obat sakit telinga bernanah , telinga bernanah parah , obat telinga bernanah , obat sakit telinga bernanah parah obat sakit telinga bernanah , telinga bernanah parah , obat telinga bernanah , obat sakit telinga bernanah parah obat sakit telinga bernanah , telinga bernanah parah , obat telinga bernanah , obat sakit telinga bernanah parah obat sakit telinga bernanah , telinga bernanah parah , obat telinga bernanah , obat sakit telinga bernanah parah

CARI INFO Www.Indenesia.Com VIDEO YANG LEBIH HOT CEK DAN KETIK

CEK REFRESH KECEPATAN INTERNET ANDA JIKA VIDEO TAK JALAN

WWW.INDENESIA.COM